Skip to main content

Posts

Analisa Rasio Keuangan (Ratio Analysis)

Didalam proyeksi keuangan, Kemampuan likuiditas, solvabilitas dan kemapuan untuk menutup biaya operasi tentu harus dipertimbangkan dalam menyusun studi kelayakan usaha / studi kelayakan proyek / studi kelayakan bisnis (Feasibility Study of business). Oleh sebab itu, perlu dilakukan analisa rasio keuangan yang tentu sebelumnya harus membuat terlebih dahulu proyeksi laba rugi (income statement), arus kas (cash flow), dan  neraca (balance sheet). berikut ini adalah beberapa analisa rasio keuangan yang sering digunakan dalam laporan studi kelayakan : Liquidity Ratio (Rasio Likuiditas) Rasio ini menunjukkan kemampuan perusahaan untuk membayar kewajiban financial jangka pendek tepat pada waktunya. Likuiditas perusahaan ditunjukkan oleh besar kecilnya aktiva lancar. Alat untuk mengukur rasio likuiditas adalah Current Ratio dan Cash Ratio.  Current Ratio diperoleh dari total aktiva lancar dibagi total hutang lancar. Semakin tinggi Current Ratio berarti semakin besar kemampuan akt...

Memproyeksikan Pendapatan

Untuk memprediksi pendapatan / penjualan dimasa yang akan datang, baik di dalam laporan studi kelayakan usaha ataupun prediksi penjualan / pendapatan  / cash flow yang akan kita terima, tentunya harus memperhatikan berbagai macam aspek, misalnya inflasi, kenaikan harga bahan baku, dll. Hal tersebut tentunya akan berpengaruh terhadap prosentase kenaikan per tahun dari penjulalan / pendapatan yang di inginkan. Dalam studi kelayakan usaha atau bisnis, tugas kita salah satunya adalah memproyeksikan pendapatan. Contoh kasus, PT WHY memiliki usaha trading Batu Kerikil. Pada tahun 2010, penjualan batu kerikil telah mencapai 100 Ton / tahun. Perusahaan tersebut memperkirakan setiap tahun akan ada kenaikan penjualan sebesar 5%. Namun karena persaingan yang semakin ketat, harga jual hanya dinaikkan 3% per tahun. Harga jual pada tahun ini adalah sebesar Rp.150. Bagaimanakah perhitungan untuk memproyeksikan pendapatan perusahaan tersebut? Berikut ini adalah tahapan penyelesaiannya : Untuk me...

Publikasi

Berikut ini adalah beberapa artikel yang dimuat di tabloid di luar profesi saya sebagai seorang analis studi kelayakan usaha. Tabloid PCplus – PT Prima Infosarana Media 1. Coba-coba Hitung Umur dengan MS. Excel, PC Plus, no. 258/VI, Mei 2006 2. Penilaian Investasi dengan Metode IRR, PC Plus, no. 247/VI, Desember 2006 3. Ikon Home Dengan Foto Pribadi, PC Plus, no. 240/VI, September 2006 4. Mengelola Data Keuangan dengan Metode Net Present Value dalam MS.Excel, PC Plus, no. 231/VI, Juli 2005 5. Memberikan Efek Transparan pada Menu Linux, PC Plus, no. 258/VI, Mei 2005 6. Membuat Wallpaper Bergantian pada Linux, PC Plus, no. 258/VI, Maret 2005

Pengalaman Proyek Studi Kelayakan Usaha

Berikut ini adalah beberapa daftar proyek studi kelayakan usaha (feasibility studi of business) : CV Sinjai Putra, Balikpapan - Mesin Ready Mix Beton Concreate PT Diva Yamasey Utama, Makassar - Perumahan PT Isa Mandiri Lines, Surabaya - Kapal Kargo PT Jasuindi Tiga Perkasa Tbk, Surabaya - Security Printing PT Hasil Abadi Perdana, Surabaya - Pabrik Minyak Goreng PT Prima Talim, Mojosari - Polyester Staple Fiber PT Bintang Sawit Lestari, Pontianak - Kelapa Sawit PT Mediantara Televisi Bali - Dewata TV CV Citra Abadi, Gresik - Pabrik Plywood PT Integra Indocabinet, Sidoarjo - HPH, Plywood, Furniture PT Grha Swahita, Bali - Condotel PT Baruga Asrinusa Development - Kalla Group PT Bosowa Resources, Bosowa Group - Tambang Batu Andesit PT Karya Perdana Utama, Banjarmasin - Hotel Arum Banjarmasin PT Selvinto Perdana Abadi, Balikpapan - Vulkanisir Ban PT Mega Utama Khatulistiwa, Batu Licin - SPBE PT Borneo Samudra Perkasa, Surabaya - Kapal Tongkang Batubara PT Bali Nusa Satya,...

Menghitung Weighted Average Cost of Capital (WACC)

Dalam menentukan kelayakan menggunakan IRR ( Iinternal rate of return ) maupun NPV ( net present value ) dalam studi kelayakan usaha ( feasibility study ) tentunya harus menghitung terlebih dahulu discount rate berupa Weighted Average Cost f Capital (WACC). Berikut ini adalah langkah-langkah dalam menentukan WACC dengan menggunakan contoh kasus, yaitu : Biaya proyek pembangunan  Villa oleh PT. AAA ini terdiri dari aktiva tetap  dan modal kerja, sebesar Rp 86.439.541.990,- .   KETERANGAN    Nilai Buku        %       Rp 000  INVESTASI Tanah    1.269.587.629      1,47% Bangunan     8.332.798.732      9,64% Infrastruktur    3.072.300.000       3,55% External ...

MENGHITUNG NET PRESENT VALUE

Untuk menentukan layak atau tidaknya sebuah investasi dalam laporan studi kelayakan usaha (feasibility study) dapat di ukur dengan berbagai macam parameter. Misalnya adalah Net Present Value, Internal Rate of Return, Payback Period, Benefit Cost Ratio, dan lain-lain. Pembahasan pertama adalah bagaimana menentukan kelayakan proyek dengan menggunakan Net Present Value (NPV). Rumus untuk mencari Net Present Value adalah =NPV(rate,value1,[value2],…. Untuk lebih memudahkan dalam mencari NPV di dalam Ms. Excel, akan dijelaskan dengan menggunakan contoh kasus. Investasi : Rp. 10.000.000.000,- ; Disc.Rate : 25% ; Net Cash Flow: Tahun ke-1 Rp 3.000.000.000,- , tahun ke-2 Rp 3.500.000.000,- , tahun ke-3 Rp 4.000.000.000,- , tahun ke-5 Rp 4.500.000.000,- , tahun ke-6 Rp 5.000.000.000,- , tahun ke-6 Rp 5.500.000.000,- Dasar penentuan kelayakan proyek : Jika NPV > 0, investasi layak, jika NPV < npv =" 0,"> Selanjutnya, untuk memudahkan, penyusunan data d...